MUI Minta Polisi Jangan Percaya Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Gila

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia Din Syamsuddin minta polisi jangan mudah percaya dengan alasan gila dari pelaku penusukan Syekh Ali Jaber. Din juga meminta aparat tidak melanjutkan pengusutan kasus kekerasan terhadap ulama tersebut.

“Polri jangan terlalu mudah percaya dengan pengakuan orang tua pelaku bahwa pelaku sudah empat tahun mengalami gangguan kejiwaan,” kata Din kepada wartawan, Selasa (15/9).

Menurut Din, terdapat kesaksian banyak pihak yang beredar luas di media sosial bahwa tersangka AA tidak gila seperti sering bermain media sosial, muncul di tempat umum sebagai orang waras dan contoh lainnya.

“Jangan meremehkan kesaksian-kesaksian tersebut dan tidak boleh menganggap remeh. Tidaklah masuk akal sehat jika ada seorang gila merencanakan suatu perbuatan dengan mendatangi sebuah acara berpakaian rapih dengan sengaja membawa pisau, dan kemudian menuju sasaran tertentu kecuali ia adalah seseorang yang waras, dan patut diduga merupakan suruhan dari pihak yang memiliki tujuan tertentu,” katanya.

Din mendesak Polri mengusut tuntas kasus penusukan itu dan menyingkap jika ada dalang di balik tindakan kekerasan itu.

“Kami meyakini bahwa tindakan penikaman itu adalah bentuk kriminalisasi terhadap ulama atau tokoh Islam dan dirasakan merupakan bagian dari skenario terorisasi terhadap ulama dan tokoh Islam,” katanya.

One Comment on “MUI Minta Polisi Jangan Percaya Pelaku Penusukan Syekh Ali Jaber Gila”

  1. The web content of this blog is merely outstanding! Reading this short article was necessary for me as it gave beneficial understandings and comprehensive info on the subject. I was impressed by the quality of the writing and the level of study entailed. The author did a remarkable task in presenting the information plainly and engagingly. Congratulations to the author for creating such a well-written and insightful blog. I can not wait to read more short articles below!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *