Presiden Jokowi Diminta Tunda Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

JAKARTA, AKSIKATA.COM –  Presiden Jokowi diminta untuk menunda pelaksanaan Pilkada Serentak 2020. Permintaan agar Jokowi mempertimbangkan kembali Pilkada dilontarkan anggota DPR dari Fraksi PPP Saifullah Tamliha. Bukan tanpa alasan Saifullah meminta Presiden menunda Pilkada Serentak 2020, mengingat angka penderita virus corona (Covid-19) di Indonesia sudah mencapai 200 ribu lebih.

“Saya berharap Presiden Jokowi dan pimpinan DPR mempertimbangkan kembali pelaksanaan Pilkada yang bisa saja kita anggap sebagai ‘biang kerok’ peningkatan signifikan pandemi Covid 19 di Indonesia,” kata Saifullah dalam keterangannya, Rabu (9/9).

Menurut dia, pelaksanaan Pilkada di masa pandemi sangat berisiko bagi masyarakat. Terlebih sudah ada puluhan calon kepala daerah yang terpapar Covid-19.

“Jangankan rakyat biasa, calon kepala daerah banyak berguguran. Bagaimana dengan rakyat biasa?,” katanya.

Ia pun meminta agar pemerintah tidak membanding-bandingkan situasi di Indonesia dengan negara lain yang tidak menunda pemilu. Setiap negara punya perbedaan, dan Indonesia memiliki jumlah penduduk yang besar.

Pemerintah, menurut Saifullah, hanya perlu menunjuk pelaksana tugas kepala daerah saja ketimbang memaksakan penyelenggaraan Pilkada.

“Menunjuk pelaksana tugas kepala daerah bukanlah barang yang haram, sebab undang-undang telah membolehkannya,” kata Saifullah.

3 Comments on “Presiden Jokowi Diminta Tunda Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020”

  1. The material of this blog site is merely outstanding! Reading this short article was vital for me as it provided beneficial understandings and thorough info on the subject. I was thrilled by the top quality of the writing and the level of research study entailed. The writer did an amazing work in offering the information clearly and engagingly. Congratulations to the author for developing such a well-written and informative blog. I can’t wait to check out even more posts here!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *