JAKARTA, AKSIKATA.COM – Sebanyak 50 bikkhu atau bhante akan menempuh perjalanan spiritual bertajuk Indonesia Walk For Peace mulai 7 hingga 31 Mei 2026. Rute perjalanan dimulai dari Bali dan berakhir di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026. Rute mencakup Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Yogyakarta, dengan singgah di berbagai vihara, kelenteng, dan pusat budaya. Para bikkhu dijadwalkan tiba di Borobudur pada 28 Mei 2026.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama, Supriyadi, menjelaskan bahwa para bikkhu tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari sejumlah negara Asia Tenggara seperti Thailand, Laos, Myanmar, dan Malaysia. “Kita bergeser ke Bali karena di sana banyak situs yang berkaitan dengan agama Buddha. Jadi nanti para bikkhu akan memulai perjalanan dari Bali,” ujarnya dalam Roadshow Lokakarya Borobudur di Jakarta, Rabu.
Perjalanan ini menjadi bagian dari Vesakha Sananda 2026, yang digelar sebulan penuh untuk menyambut Waisak dengan tema “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”. Tema tersebut sekaligus mendukung Asta Program Prioritas Menteri Agama.Kegiatannya meliputi Praktik Atthangasila, meditasi, kelas Dhamma, dan Upavasa vegetarian; Ekoteologi dan Gerakan Bersih-bersih Rumah Ibadah dengan prinsip 3R (Reduce, Recycle, Re-use); Fang Shen atau pelepasan makhluk hidup; Gerakan Eco Enzyme melalui edukasi cairan ramah lingkungan; Pindapata Nasional Gema Waisak untuk memperkuat hubungan Sangha dan umat dan Vesak Festival 2026 sebagai ruang ekspresi budaya dan spiritua
Selain perjalanan spiritual, rangkaian Vesakha Sananda mencakup berbagai kegiatan seperti praktik Atthangasila, meditasi, kelas Dhamma, hingga Upavasa vegetarian. Ada pula kegiatan Ekoteologi dan Gerakan Bersih-bersih Rumah Ibadah dengan prinsip 3R (Reduce, Recycle, Re-use), Fang Shen atau pelepasan makhluk hidup, serta Gerakan Eco Enzyme melalui edukasi pembuatan cairan ramah lingkungan.
Kegiatan kebajikan lainnya meliputi Gerakan Upavasa dan Berdana Paramita, Pindapata Nasional Gema Waisak untuk memperkuat hubungan antara Sangha dan umat, serta Vesak Festival 2026 sebagai ruang ekspresi budaya dan spiritual.
Rangkaian juga diwarnai dengan Gerakan Hening Nusantara, Roadshow Lokakarya Borobudur di berbagai daerah, dan puncaknya adalah Puja Bhakti Waisak pada 31 Mei 2026 yang akan digelar serentak di vihara, cetiya, sekolah, maupun candi Buddha di seluruh Indonesia.


