Fadli Zon : Hilangnya Front TV Milik FPI Ada Invisible Hand yang Melakukannya

 

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Kanal Front TV milik organisasi kemasyarakatan (ormas) Front Pembela Islam (FPI) kini sudah tak bisa dilihat lagi, karena telah hilang dari situs Youtube. Diperkirakan kanal tv FPI tersebut sudah tak dapat diakses sejak Jumat, 4 Desember 2020.

Politikus Partai Gerindra, Fadli Zon mengomentari soal menghilangnya kanal Youtube yang sering menyiarkan kegiatan Habib Rizieq Shihab secara langsung itu.

Dia mengaku tak heran dengan kejadian tersebut. “Seperti biasa ada tangan tak terlihat, invisible hand yang selalu melakukan hal-hal seperti ini,” kata Fadli Zon dalam akun Twitter-nya @fadlizon, Senin, 7 Desember 20

Fadil menyebutkan kekuatan invisible ini yang kemungkinan bisa membuat akun ini menghilang. Meski menghilang, sejumlah cuplikan video berisi potongan konten Front TV dapat dilihat di media sosial seperti Twitter dan Facebook.

Sementara hari ini, 6 laskar FPI tewas diberondong tembakan polisi yang mengaku diserang duluan oleh FPI.

Kejadian bermula saat Rizieq dan keluarga hendak menghadiri acara pengajian subuh, khusus keluarga inti di sebuah wilayah, Senin dinihari.

Dalam perjalanan menuju lokasi, rombongan Rizieq tiba-tiba diadang oleh orang tak dikenal.

Pihak FPI menduga orang-orang tersebut merupakan bagian dari operasi penguntitan untuk mencelakakan Rizieq.

One Comment on “Fadli Zon : Hilangnya Front TV Milik FPI Ada Invisible Hand yang Melakukannya”

  1. The material of this blog site is merely outstanding! Reading this write-up was necessary for me as it offered important understandings and comprehensive details on the topic. I was excited by the quality of the writing and the degree of research study included. The writer did an impressive work in offering the information plainly and engagingly. Congratulations to the writer for creating such a well-written and interesting blog. I can not wait to check out even more articles right here!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *