Mari Bertandang ke Toya Devasya Hot Spring, Wisata Air Panas Alami Terbesar di Kintamani

Keindahan Toya Devasya Hot Spring (foto-foto: istimewa)

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Tahukah Anda, Bali ternyata tak hanya memiliki pantai yang indah, tetapi Bali juga memiliki keindahan alam lain, mulai dari pemandangan pegunungan, sawah, serta danau.

Jika ingin berlibur ke Bali dalam suasana yang lain, berkunjunglah ke Toya Devasya Hot Spring di Kintamani. Toya Devasya Hot Spring didirikan sejak 2002. Saat ini merupakan destinasi terbesar di kabupaten Bangli. Letaknya persis di tepi Danau Batur, menghadap pemandangan gunung yang indah. Destinasi pemandian air panas alami ini berada di kawasan Geopark Batur Kintamani yang menyediakan 7 kolam Hot Spring, 1 kolam renang air hangat ukuran Olympic, 2 unit waterbom spiral slide, fasilitas spa dan anjungan watersport untuk menjelajah danau.

Pemilik sekaligus GM Toya Devasya, I Ketut Mardjana menceritakan, Toya Devasya memiliki arti air anugerah Tuhan. Konsepnya adalah mengedepankan wisata alam dan budaya. Ini terlihat dari banyaknya pure yang mengelilingi serta pengunjung dapat menikmati udara yang sejuk dengan keindahan alam, mulai dari pegunungan, danau, hingga sawah.

Destinasi wisata alam ini menurut Ketut juga bisa disebut sebuah ”beach club” di tepi danau, di dataran tinggi Kintamani yang terkenal asri dan sejuk. “Di sini tersedia Pool Bar Vang menyediakan cocktail dan berbagai jenis minuman khas tepi pantai. Juga terdapat Coffee House yang menyediakan kopi asli Kintamani sebagai menu unggulan. Tersedia pula hidangan buffet dan ala carte dengan menu masakan Bali, Indonesia, China, dan India,” paparnya.

Tersedia pula vila-vila mewah untuk keluarga dan dua resort untuk yang ingin berbulan madu. Selain itu terdapat sejumlah aktivitas luar ruang. Seperti, kegiatan pendakian, bersepeda, dan melaut menggunakan sampan. Termasuk fasilitas untuk camping dengan adanya tenda tenda regular dan semi glamor yang ingin dekat ke alam.

Tak sampai di situ saja, juga terdapat wisata budaya yang dibangun dengan konsep festival dan dibalut dengan sebuah kisah tentang perkawinan antara Raja Bali dengan putri Tionghoa, di zaman dahulu kala.

Asal tahu saja, Toya Devasta yang jauh dari keramaian pantai di Bali bagian selatan, telah dikenal mendunia melalui kanal kanal digital. Selain wisatawan Australia, Toya Devasya juga diramaikan turis dari China sebanyak 70%, Jepang, dan India. Destinasi yang bermukim di wilayah kaldera ini dikunjungi 300.000 wisatawan per tahun, atau sekitar 850 wisatawan setiap harinya, termasuk 20 persen wisatawan lokal yang ramai berkunjung di akhir pekan.

Sebagai satu-satunya destinasi wisata yang mampu menyerap wisatawan dalam jumlah besar, Toya Devasya telah berhasil meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Bangli. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik di Desember 2018, jumlah kunjungan wisatawan ke Bangli naik sebesar 22,64 persen selama 1 tahun terakhir, dengan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sekitar 500.000 orang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *