Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, Aksikata.com – Kecelakaan tragis di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), terjadi pada Rabu (6/5/2026) siang.
Menurut keterangan Kepala BPBD Muratara, Ahmad Fauzi, insiden bermula sekitar pukul 12.30 WIB ketika bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan rute Lubuklinggau–Medan melaju dari arah selatan menuju utara. Di jalur yang sama, sebuah truk tangki bermuatan bahan bakar melaju dari arah berlawanan.
“Bus ALS diduga melaju dengan kecepatan tinggi. Saat memasuki tikungan di wilayah Karang Jaya, bus kehilangan kendali dan bertabrakan langsung dengan truk tangki. Benturan keras memicu percikan api yang kemudian membakar kedua kendaraan,” jelas Ahmad Fauzi.
Api dengan cepat membesar karena muatan truk berupa bahan bakar cair. Petugas gabungan dari BPBD, kepolisian, dan masyarakat sekitar berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum bantuan mobil pemadam tiba.
Dalam peristiwa tersebut, 16 orang meninggal dunia di lokasi kejadian, terdiri dari 14 penumpang bus serta sopir dan kenek truk tangki. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena sebagian korban terjebak di dalam kendaraan yang terbakar.
Pihak BPBD menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah mengeluarkan korban yang terjepit di kabin kendaraan dan memastikan keselamatan penumpang lain yang mengalami luka-luka.
Kapolres Musi Rawas Utara, AKBP Rudi Hartono, menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait faktor penyebab kecelakaan. “Kami akan mendalami kondisi kendaraan, kecepatan, serta faktor jalan. Jalur lintas Sumatera ini memang dikenal rawan karena padat dan banyak tikungan tajam,” ujarnya.
Hingga sore hari, jenazah korban dibawa ke RSUD Rupit untuk proses identifikasi. Sementara itu, pemerintah daerah menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur utama Sumatera.




