2 ART Terjun dari Apartemen di Benhil, 1 Tewas, 1 Patah Tulang

Ilustrasi

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial D tewas setelah nekat melompat dari lantai 4 sebuah rumah kos di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat, pada Rabu malam (23/4/2026). Korban yang masih berusia 15 tahun itu meninggal dunia akibat luka parah, sementara rekannya R (30) selamat namun mengalami patah tangan dan kini dirawat di RS Mintohardjo.

Peristiwa ini terjadi ketika kedua korban diduga berusaha kabur dari majikan karena tidak betah bekerja. Polisi menyebut ada dugaan majikan bersikap galak, meski belum ditemukan bukti adanya kekerasan fisik.

Selain itu, saat kejadian, korban disebut berada di dalam kamar dalam kondisi terkunci. Namun, belum dapat dipastikan apakah kondisi tersebut terjadi secara rutin atau hanya pada saat insiden.

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat menangkap dua penyalur asisten rumah tangga (ART) terkait kasus tewasnya, yakni U dan Y untuk dimintai keterangan. Keduanya ditangkap diamankan di dua lokasi berbeda, yakni di Brebes, Jawa Tengah, dan Cirebon, Jawa Barat, pada Sabtu (25/4/2026) dini hari.

Seorang saksi mata bernama Tejo mengatakan melihat kedua korban terkapar di halaman kos. D tidak merespons, sementara R sempat berbicara dan mengaku melompat sendiri. Ia juga menyebut telepon genggamnya disita oleh majikan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra membenarkan satu korban tewas dalam insiden tersebut. Ia menegaskan pihaknya masih melakukan penyelidikan, termasuk dugaan korban dikurung di kamar kos.

Kepala Desa Ngroto, Batang, Siam Susanto, mengonfirmasi bahwa korban D adalah warganya yang baru merantau ke Jakarta setelah Lebaran untuk membantu ekonomi keluarga. Jenazah masih menunggu proses autopsi sebelum dipulangkan ke kampung halaman.