Adu Banteng Bus Transjakarta di Koridor 13, 23 Penumpang Luka Dievakuasi ke Rumah Sakit
JAKARTA, AKSIKATA.COM– Kecelakaan dua bus Transjakarta terjadi di jalur layang Koridor 13, ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, Senin pagi (23/2/2026). Insiden ini berlangsung sekitar pukul 07.15 WIB ketika arus penumpang sedang padat. Dua armada dari operator berbeda bertabrakan secara frontal di jalur layang, menyebabkan kepanikan di dalam bus.
Akibat benturan keras, sebanyak 23 penumpang mengalami luka-luka. Mereka segera dievakuasi oleh petugas Transjakarta dan aparat kepolisian ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Kondisi korban umumnya mengalami memar, lecet, dan shock akibat benturan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Seorang penumpang bernama Rina (32), yang saat itu duduk di bagian tengah bus, menceritakan pengalamannya. “Tiba-tiba bus berhenti mendadak, lalu terdengar suara benturan keras. Kami semua terlempar dari kursi. Saya sempat panik karena kaca pecah berhamburan. Syukurlah ada petugas yang cepat datang menolong,” ujarnya.
Testimoni lain datang dari Andi (27), mahasiswa yang menjadi korban luka ringan. “Saya kena pecahan kaca di tangan, tapi langsung dibawa ke rumah sakit. Petugas sigap sekali, jadi kami merasa lebih tenang meski masih shock,” katanya.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi karena salah satu sopir diduga tertidur saat mengemudi. “Persis jam 7.15 WIB, Saudara Y mengaku tertidur, ngantuk, akhirnya bus yang dikemudikan Y lari ke jalur berlawanan dan menabrak bus lain. Mungkin karena kelelahan,” ujarnya.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya juga menegaskan bahwa seluruh korban sudah ditangani. “Benar terjadi kecelakaan antara dua bus Transjakarta. Saat ini petugas lalu lintas sedang mengevakuasi korban ke RS terdekat untuk pemulihan dan melakukan olah TKP serta pengaturan lalu lintas,” ucapnya.
Sementara itu, pihak Transjakarta melalui Kepala Departemen Humas dan CSR, Ayu Wardhani, menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. “Transjakarta memohon maaf atas insiden ini. Kami sedang melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab kecelakaan dan memastikan hal serupa tidak terjadi lagi,” katanya.
Kecelakaan ini menyebabkan perjalanan di Koridor 13 terganggu cukup lama. Waktu tempuh rute Puri Beta–Petukangan yang biasanya hanya 7 menit membengkak hingga lebih dari 30 menit. Petugas segera mengevakuasi bus yang rusak agar jalur kembali normal.
Peristiwa tabrakan dua bus Transjakarta di Koridor 13 Cipulir menambah catatan kecelakaan transportasi publik di ibu kota. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menimbulkan trauma bagi 23 penumpang yang menjadi korban dan menyoroti pentingnya keselamatan serta kondisi fisik pengemudi dalam mengoperasikan kendaraan umum.



