JAKARTA, AKSIKATA.COM – Dua unit bus Transjakarta terlibat kecelakaan di jalur layang Koridor 13, tepatnya di ruas Swadarma arah Cipulir, Jakarta Selatan, pada Senin (23/2/2026) pagi. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat jam sibuk, ketika arus penumpang menuju pusat aktivitas di ibu kota sedang meningkat.
Kecelakaan melibatkan armada operator BMP 263 dan MYS 17100. Bagian depan kedua bus tampak ringsek dengan serpihan kaca bertebaran di jalan maupun di dalam kendaraan. Sebanyak 23 penumpang mengalami luka ringan dan segera dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Insiden ini juga menyebabkan keterlambatan perjalanan, di mana waktu tempuh rute Puri Beta–Petukangan membengkak dari rata-rata 7 menit menjadi 39 menit.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut. “Transjakarta memohon maaf yang sebesar-besarnya atas insiden kecelakaan yang melibatkan armada bus operator BMP 263 dan MYS 17100 di Koridor 13 ruas Swadarma arah Cipulir pagi ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penyebab kecelakaan masih dalam proses investigasi mendalam oleh PT Transportasi Jakarta.
Menurut keterangan saksi di lokasi, kedua bus melaju dari arah Puri Beta menuju Petukangan. Saat memasuki jalur layang Swadarma, bus BMP 263 yang berada di depan mendadak mengurangi kecepatan karena kondisi lalu lintas yang tersendat. Bus MYS 17100 yang berada di belakang diduga tidak menjaga jarak aman sehingga menabrak bagian belakang bus BMP 263. Benturan cukup keras membuat kedua bus berhenti mendadak dan menimbulkan kepanikan di antara penumpang.
Petugas Transjakarta bersama aparat kepolisian segera datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Penumpang yang mengalami luka ringan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat, sementara bus yang rusak ditarik keluar jalur agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Akibat insiden ini, waktu tempuh rute Puri Beta–Petukangan yang biasanya sekitar 7 menit membengkak menjadi 39 menit.


