Pandemi Menyebabkan Pendidikan Perempuan Tertunda Bahkan Terhenti

Caption : Para pembicara dalam virtual press conference Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2021.

AKSIKATA.COM, JAKARTA – Pandemi menyebabkan perempuan Indonesia mengalami 3P yakni, pendapatan dan pendidikan terhenti, bahkan meningkatkan angkaPernikahan Dini.

Hal ini disampaikan DR. Devie Rahmawati, S. Sos., M.Hum, pengamat sosial dari Universitas Indonesia dalam virtual press Glow and Lovely Bintang Beasiswa 2021, hari ini, Kamis, 28 Januari 2021.

Ia menjelaskan, ”Dunia masih sering mengabaikan peran besar perempuan baik di level personal bahkan professional.

Padahal, studi International Labour Organization (ILO) menunjukkan fakta bahwa sekitar 77% dari 400 perusahaan di Indonesia sepakat keragaman gender telah mendatangkan beragam manfaat.

Partisipasi SDM yang beragam termasuk perempuan mendorong perusahaan memperoleh capaian yang lebih baik, seperti 66% kenaikan profitabilitas, produktivitas, kreativitas, inovasi, keterbukaan, hingga 53% mengaku reputasi perusahaan pun menjadi makin baik.

Devie melanjutkan, kondisi pandemi kian menyudutkan posisi perempuan pada 3P yakni, Pendapatan secara umum berkurang, yang mendorong Pendidikan menjadi tertunda bahkan terhenti, dan meningkatkan angka Pernikahan dini.

“Pendidikan harus tetap diprioritaskan untuk para perempuan dalam kondisi apapun karena terbukti memiliki dampak langsung pada pembangunan bahkan pengentasan kemiskinan, sambung Devie.

Sebagai bentuk perwujudan komitmen Unilever terhadap keberagaman dan inklusivitas, brand Fair & Lovely membuka akses pendidikan bagi perempuan agar lebih percaya diri dan berani bermimpi besar, secara global bertransformasi menjadi Glow & Lovely.

Transisi ini juga diikuti dengan kembali menyelenggarakan program dukungan pendidikan Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2021 untuk melanjutkan aspirasi brand mendukung perempuan muda tampil lebih percaya diri dengan kecantikan seutuhnya dari luar maupun dalam diri.

Amaryllis Esti Wijono, Head of Marketing Skin Care Category Unilever Indonesia menuturkan,
”Transformasi Glow & Lovely merupakan bentuk perwujudan komitmen Unilever dalam mendukung keberagaman dan inklusivitas yang dilakukan di tataran brand.

Selama 10 tahun berada di Indonesia, kami meyakini kecantikan harus menjadi pengalaman positif bagi setiap perempuan; yang memungkinkan setiap orang untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri.

Melalui Glow & Lovely, kami secara konsisten mendorong para perempuan muda meraih cerah mereka tidak hanya melalui kulit yang cantik terawat atau outer glow, namun terus memberdayakan diri melalui pendidikan agar memancarkan inner glow mereka.

Inisiatif dalam memajukan pendidikan direalisasikan melalui program tahunan Glow & Lovely Bintang Beasiswa.

Program diadakan sejak 2017 ini ditujukan untuk 60 perempuan muda Indonesia yang memiliki prestasi, aspirasi dan motivasi.

Saat ini tercatat 210 Adik Bintang di berbagai wilayah Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi pilihan mereka.

Selama empat tahun, ’Glow & Lovely Bintang Beasiswa telah menjadi program yang selalu dinanti dan disambut antusias.

Tahun lalu contohnya, jumlah pendaftar meningkat hingga lebih dari 60% dibandingkan 2019.

Untuk menjawab animo tersebut pula,” Kami sekarang memperluas cakupan wilayah di Pulau Sumatera, tepatnya di Provinsi Lampung, Riau dan Aceh, sehingga total terdapat 14 provinsi wilayah cakupan kami untuk Glow & Lovely Bintang Beasiswa 2021, ” kata Felix Winarta, Senior Brand Manager Glow & Lovely Indonesia.

Program Glow & Lovely Bintang Beasiswa ini pun menjadi jawaban yang membantu perempuan muda Indonesia mendapat kesempatan sama untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Selain dalam bentuk beasiswa pendidikan, ’Glow & Lovely Bintang Beasiswa juga memberikan sejumlah kelas pendampingan untuk memaksimalkan masa studi dan mengembangkan potensi para Adik Bintang (penerima manfaat beasiswa).

Mengenai perkembangan mereka, Lintang Gustika, Project Manager Hoshizora Foundation, menceritakan ”Para Adik Bintang menunjukkan prestasi membanggakan, rata-rata mendapat IP di atas 3,6. Mereka juga aktif berorganisasi, bahkan beberapa di antaranya memenangkan kompetisi bergengsi tingkat nasional maupun internasional, seperti FIRA RoboWorld Cup serta The World Universities Debating Championship (WUDC).

Melalui Glow & Lovely Bintang Beasiswa kami ingin memberikan pengalaman konsep pendidikan untuk hari esok, di mana kami tidak hanya fokus pada kemampuan akademis saja tetapi juga keahlian lain seperti berpikiran kritis, problem solving, public speaking, leadership hingga wirausaha. Tujuannya untuk membekali mereka agar mampu menjawab tantangan zaman yang kian dinamis.”

Pada tahun ini, program terlaksana untuk memotivasi para perempuan muda berprestasi Indonesia bisa melangkah maju meski masih berada dalam kondisi sulit akibat pandemi.

 

One Comment on “Pandemi Menyebabkan Pendidikan Perempuan Tertunda Bahkan Terhenti”

  1. The content of this blog site is just remarkable! Reviewing this post was necessary for me as it provided important insights and comprehensive info on the topic. I was thrilled by the top quality of the writing and the degree of study entailed. The author did an impressive task in providing the info plainly and engagingly. Congratulations to the author for producing such a insightful and well-written blog. I can not wait to learn more articles below!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *