Kecelakaan Maut di Ragunan, Polisi Tetapkan Tersangka Tunggal Pemilik Mobil Hyundai

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Pihak kepolisi membeberkan kronologi kecelakaan maut yang terjadi di ruas Jalan Raya Ragunan, tepatnya depan Bank BNI, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada pukul 11.00 WIB, Jumat (25/12/ 2020) lalu. Dalam kecelakaan tersebut Anggota polisi yakni Aiptu Imam Chambali menabrak tiga sepeda motor dan satu orang meninggal dunia.

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo mengatakan, selain menabrak Sharif, Imam juga menabrak dua orang pengendara motor lainnya,

“Pingkan Lumintang (30) dan Dian Prasetyo (25). Sementara itu, Pingkan, yang mengendarai Honda Vario B 3036 EPV, mengalami luka parah dan meninggal dunia,” jelasnya.

Sambodo melanjutkan kronologis kejadian tersebut, yakni diawali dengan adanya sebuah mobil Innova bernomer polisi B 2159 SIJ yang di kemudian Aiptu Imam Chambali melaju dari arah Barat Timur, kemudian di Jalan Ragunan mobil tersebut diserempet oleh mobil Hyundai dengan pelat B 369 HRH yang melaju searah dari arah kiri.

“Akibat serempetan tersebut, mobil Innova terpental ke kanan ke arah arus yang berlawanan dan menabrak tiga buah sepeda motor dan lima kendaraan rusak,” tambah Sambodo

Setelah terjadi kecelakaan tersebut, kata Sambodo, pihak kepolisian melakukan olah 3 TKP dengan mengamankan 2 mobil Hundai dan Innova sebagia barang bukti. Polisi juga memeriksa 5 orang saksi dan CCTV di tempat kejadian.

Dari Hasil gelar perkara yang dilakukan pihak kepolisian, Sambodo menyebut, pihak kepolisian menyimpulkan pengemudi Hyundai berinisial HRH (25) sebagai tersangka tunggal.

“Penetapan tersangka pengemudi Hyundai tersebut didapat dari keterangan saksi dan alat bukti yang ada baik kerusakan kendaraan dan alat bukti CCTV,”
terangnya.

Sambung sambodo, “Kecelakaan tidak berdiri sendiri. Sebelum terjadi kecelakaan maut yang melibatkan beberapa pemotor, terjadi insiden serempetan antara mobil Hyundai yang dikemudikan HRH dengan Innova disopiri Aiptu Imam Chambali.”

Insiden serempetan itu, sambung Sambodo, juga dilihat dua saksi mata yang melihat langsung peristiwa kecelakaan.

Selain pengakuan saksi, pihak kepolisian juga menganalisis rekaman CCTV yang terpasang di sekitar lokasi. Rekaman CCTV memperlihatkan bagaimana insiden itu dari awal serempetan hingga terjadi tabrakan. (Eddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




Enter Captcha Here :