Inilah Museum Tambang di Bawah Tanah, Pertama Kali di Indonesia

Museum Tambang Pongkor. (foto: duniatambang)

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Di Bogor yang jaraknya selemparan dari Jakarta, ternyata ada Museum Tambang Bawah Tanah, yakni Museum Tambang Pongkor. Inilah museum yang berada di bawah tanah pertama kalinya ada di Indonesia.

Sesuai namanya museum ini berada di daerah penambangan emas di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Wilayah ini merupakan tempat penambangan emas terbesar di Jawa, yang dikelola oleh BUMN tambang yaitu PT Aneka Tambang Tbk (Antam), beroperasi dengan sistem penambangan secara tertutup atau di bawah tanah.

Pendirian museum tambang pongkor diprakarsai oleh Antam, semenjak berakhirnya kegiatan operasi tambang di kawasan ini. Hari Widjajanto, Direktur Operasi Antam berharap agar museum tersebut berkontribusi positif terhadap pariwisata Indonesia.

“Antam berharap keberadaan geo-site Pongkor mampu mendukung kesuksesan Geopark Pongkor yang pada akhirnya dapat meningkatkan awareness publik terhadap pendidikan terutama terkait aktivitas penambangan dan wisata,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Memanfaatkan sebagian existing tambang UBPE Pongkor di Portal Gudang Handak yang dikembangkan sedemikian rupa menjadi museum tambang yang didalamnya berisi tentang kegiatan penambangan bawah tanah dari mulai sejarah, diorama tambang dan display alat-alat tambang.

Museum tambang bawah tanah merepresentasikan aspek edukasi melalui transfer pengetahuan tentang aktivitas operasional penambangan, sekaligus pengolahan bijih emas, dan berbagai kegiatan penunjang lainnya.

Akses keluar masuk tambang dapat menggunakan lori atau berjalan kaki. Para pengunjung menggunakan atribut pekerja tambang sehingga diharapkan para pengunjung yang masuk ke dalam tambang dapat merasakan simulasi sebagai pekerja tambang serta merupakan ruang komunal bagi para pengunjung untuk berinteraksi serta menikmati suasana pertambangan.

Menurut Hari, Museum ini menjadi bagian dari Geopark Pongkor yang kemudian berubah menjadi Geopark Nasional pada akhir 2018 lalu. Geopark merupakan suatu konsep melestarikan bumi dengan melihat bio, culture dan geoheritage-nya.

Lokasi Geopark Nasional ini tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Bogor. Salah satunya di Kecamatan Nanggung, lokasi eks penambangan PT Antam Pongkor. Di dalam Geopark Pongkor ini juga ada beberapa curug, seperti Curug Cibalay, Curug Lontar, Curug Piit di Desa Malasari, Curug Macan, Curug Cikaung, dan Curug Sawer.

Selain curug, ada pula Tasaring Malasari, di bagian depan ada Undergrund Park, kemudian Kawaci (Kawasan Wist Cikaret), Kebun Teh Nirmala, Museum Tambang, Stone Park, dan Prasasti Pasir Jambu Batutulis.

Untuk wisata budaya, kawasan geopark turut memamerkan kampung adat Urug, kampung budaya Sindang Barang, kesenian dan makanan khas Sunda. Salah satu magnet Geopark Pongkor ini adalah Kawasan Wisata Cikaret/Kawaci bekas tambang emas yang sudah direklamasi.

One Comment on “Inilah Museum Tambang di Bawah Tanah, Pertama Kali di Indonesia”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *