Di Hari Buruh, Prabowo Berpantun dan Pidato

Prabowo Subianto di tengah-tengah massa buruh. (foto: Lontar)

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto hadir di tengah-tengah massa Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dalam perayaan Hari Buruh di Tenis Indoor, Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2019). Prabowo didampingi elite pendukungnya seperti ekonom Rizal Ramli, Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Maher Algadri.

Pada kesempatan itu, Prabowo mengucapkan selamat Hari Buruh kepada ribuan buruh yang hadir dalam acara tersebut. Dia mengatakan, para buruh pantas disebut sebagai tulang punggung karena mereka telah mengeluarkan tenaga, keringat, dan energi untuk menghidupkan keluarganya setiap hari.

Dia juga menyampaikan pidato kebangsaan dalam peringatan Hari Buruh 1 Mei 2019.

“Saya, Prabowo Subianto, atas nama pribadi dan atas nama seluruh keluarga besar yang berjuang untuk keadilan dan kemakmuran Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat Hari Buruh untuk seluruh pekerja di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Prabowo pun bertanya, “Kalau kita dihadapkan dengan pilihan bahwa rakyat Indonesia dianggap dan diberlakukan seperti kambing atau rakyat Indonesia berdiri terhormat, kau pilih yang mana. Kalian mau jadi kambing atau jadi rakyat yang terhormat?”

Para buruh menjawab spontan ingin menjadi rakyat yang terhormat. “Rakyat yang terhormat,” jawab para buruh.

Prabowo mengaku dirinya telah paham kalau masyarakat Indonesia sebenarnya ingin hidup dengan terhormat. Untuk itu, dimintanya rakyat Indonesia untuk tidak mudah menyerah kepada nasib. “Kalau kambing menyerah pada nasib. Rakyat yang terhormat harus berani membela kebenaran dan keadilan,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, kaum buruh merupakan tulang punggung ekonomi Indonesia karena melahirkan produk-produk untuk bangsa dan rakyat. “Saudara-saudara pekerja adalah tulang punggung ekonomi nasional. Para buruh bersama petani dan nelayan menghasilkan produk untuk bangsa dan rakyat,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo melantunkan pantun dengan maksud agar suasana terkesan sersan yaitu serius tapi santai.

Inilah pantun yang disampaikan Prabowo:

Di sana gunung di sini gunung
Di tengahnya ada Pulau Bali
Saudara jangan bingung
Karena yang menang Prabowo-Sandi

Satu dua cempaka biru
Tiga empat dalam cambangan
Percayalah yang membela kebenaran
Dia lah yang akan mencatatkan kemenangan

Rawe rawe rantas
Malang malang putung
Mereka yang curang
Akhlaknya seperti lutung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *




Enter Captcha Here :