BEKASI, AKSIKATA.COM — Dua orang tewas dan sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dalam tabrakan antara Kereta Jarak Jauh Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Minggu malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.40 WIB itu langsung memicu penanganan darurat di lokasi.
Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan seluruh korban luka mendapat perawatan. “Dari KAI akan bertanggung jawab melakukan pengobatan bagi yang luka-luka,” ujar VP Public Relations KAI, Franoto. Tim medis bersama petugas stasiun segera mengevakuasi penumpang yang terluka ke rumah sakit terdekat.
Sementara itu, suasana di lokasi sempat diliputi kepanikan. Penumpang yang selamat dievakuasi keluar peron, sementara petugas keamanan dan tim darurat KCI melakukan pengaturan agar jalur tetap steril untuk proses penyelamatan.
Selain penanganan korban, KAI menegaskan bahwa penyebab kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama KAI akan melakukan investigasi mendalam untuk mengungkap faktor penyebab tabrakan. “KNKT dan KAI akan melakukan penyidikan bersama,” tambah Franoto.
Hingga kini, KAI masih mengumpulkan data dan bukti di lapangan. Informasi resmi akan disampaikan secara berkala seiring perkembangan penanganan.



