JAKARTA, AKSIKATA.COM – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli melaporkan bahwa Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahap pertama telah resmi disalurkan kepada 2,45 juta pekerja. Jumlah tersebut berasal dari data penerima yang telah tervalidasi sebanyak 3,69 juta orang.
“Proses penyaluran BSU tahap pertama sudah berjalan dengan baik. Dari total data yang masuk dan tervalidasi, sebanyak 2,45 juta pekerja telah menerima bantuan. Sisanya, sekitar 1,24 juta pekerja, akan terus disalurkan secara bertahap pada bulan Juni hingga Juli,” ujar Yassierli dalam keterangan resmi, Rabu (11/3/2026).
Yassierli menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen menjaga kelancaran distribusi bantuan agar seluruh pekerja yang berhak dapat segera menerima manfaat. Ia juga menambahkan bahwa BSU merupakan bentuk kehadiran negara dalam mendukung daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi.
“BSU ini diharapkan dapat meringankan beban pekerja sekaligus menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga. Pemerintah memastikan proses penyaluran dilakukan secara transparan dan tepat sasaran,” jelasnya.
Program BSU sendiri menjadi salah satu instrumen kebijakan pemerintah untuk membantu pekerja yang terdampak kondisi ekonomi global maupun nasional. Dengan penyaluran bertahap, pemerintah menargetkan seluruh penerima dapat memperoleh haknya sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Data dan Tahapan Selanjutnya
– Total penerima BSU tahap pertama: 3.697.836 pekerja
– Sudah tersalurkan: 2.450.068 pekerja
– Dalam proses penyaluran: 1.247.768 pekerja
– Tahapan berikutnya: Juni–Juli 2025



