JAKARTA, AKSIKATA.COM – Pertamina Patra Niaga melanjutkan program Retail Make Over di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar layanan dan kenyamanan pelanggan. Hingga awal Maret 2026, tercatat 1.647 SPBU di berbagai wilayah Indonesia telah menjalani proses pembaruan.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyebut bahwa program ini tidak hanya menyangkut perubahan fisik, tetapi juga menyentuh aspek mutu layanan.
“Retail Make Over ini bukan hanya memperbarui tampilan SPBU, tetapi juga memastikan peningkatan standar pelayanan dan kualitas produk yang diterima masyarakat,” ujarnya.
Pembaruan yang dilakukan meliputi perbaikan fasilitas umum seperti toilet dan musala, penyegaran identitas visual SPBU, serta perbaikan area pengisian bahan bakar. Selain itu, operator SPBU juga dibekali standar pelayanan dengan prinsip 3S (Senyum, Salam, Sapa).
Pertamina Patra Niaga turut memperkuat pengawasan mutu dan takaran bahan bakar melalui sistem Quality & Quantity Monitoring. Pengecekan dilakukan terhadap kandungan air, densitas, serta akurasi takaran dispenser.
Sejumlah konsumen menilai pembaruan ini berdampak pada kenyamanan. Yuka, salah satu pengguna SPBU Pertamina, menyebut pelayanan yang diterimanya cukup memuaskan. “Pelayanannya bagus dan ramah, titik SPBU juga banyak bahkan di daerah terpencil,” katanya.
Program Retail Make Over dijalankan secara bertahap dengan prioritas pada SPBU yang berada di lokasi strategis dan memiliki volume transaksi tinggi. Perusahaan berharap langkah ini dapat memperkuat citra SPBU Pertamina sebagai penyedia energi yang lebih modern dan profesional.


