Bea Cukai-BNN Gagalkan Penyelundupan 4.080 Butir Ekstasi dalam Paket Gaun Pengantin

Foto: kumparan

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Direktorat Jenderal Bea Cukai bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis ekstasi sebanyak 4.080 butir yang disamarkan dalam paket gaun pengantin.

Kali ini, sebanyak 4.080 butir ekstasi berjenis MDMA (methylenedioxymethamphetamine) dengan beratnya kira-kira 1,9072 kilogram. Ribuan butir ekstasi itu  ditemukan dalam sebuah paket yang diberitahukan sebagai gaun pengantin. Paket tersebut dikirim dari Luksemburg melalui jasa titipan internasional dan nyaris lolos masuk ke Indonesia.

Direktur Interdiksi Narkotika Bea Cukai, R. Syarif Hidayat, menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari analisis intelijen yang menemukan adanya kejanggalan pada dokumen pengiriman.

“Dapat kami sampaikan bahwa ada satu paket mencurigakan yang berasal dari luar negeri, diberitahukan sebagai wedding dress atau pakaian pernikahan. Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, ternyata di dalamnya terdapat ribuan butir ekstasi,” ujar Syarif dalam konferensi pers di Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, Rabu (25/2/2026).

BNN menambahkan bahwa modus penyelundupan narkotika dengan menyamarkan barang dalam bentuk pakaian atau perlengkapan sehari-hari bukanlah hal baru. Namun, jumlah yang ditemukan kali ini cukup besar dan berpotensi menimbulkan dampak serius jika lolos ke pasaran.

Kepala BNN Komjen Pol Marthinus Hukom menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kerja sama dengan Bea Cukai untuk menutup celah masuk narkotika melalui jalur logistik internasional. “Kami tidak akan memberi ruang bagi sindikat narkoba untuk merusak generasi bangsa. Setiap upaya penyelundupan akan kami tindak tegas,” katanya.

Dari hasil pengujian laboratorium, ekstasi tersebut dinyatakan positif sebagai narkotika golongan I. Aparat kini tengah menelusuri jaringan pengiriman, termasuk penerima paket di wilayah Cikarang, Jawa Barat, yang diduga terlibat dalam sindikat internasional. Penyelidikan lebih lanjut dilakukan untuk mengungkap siapa saja yang berada di balik pengiriman ini serta jalur distribusi yang direncanakan.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan, terutama menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri, ketika permintaan barang kiriman meningkat. Bea Cukai dan BNN berharap masyarakat turut berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan paket mencurigakan.