Kemenhub Cek Kesiapan Tol Yogyakarta – Bawen- dan Tol Yogyakarta – Solo

SLEMAN, AKSI KATA. COM –  Menjelang masa angkutan Lebaran, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Aan Suhanan bersama Dirut PT Jasa Marga, Kakorlantas Polri, dan Dirut Jasa Raharja meninjau kesiapan proyek Tol Yogyakarta-Bawen dan proyek Tol Solo-Yogyakarta pada Jumat, (23/1).

Dirjen Aan bersama rombongan melakukan peninjauan di dua titik, yakni jalan tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 (ruas Bawen-Ambarawa) dan ruas Prambanan-Purwomartani pada tol Solo-Yogyakarta. Ia mengatakan, peninjauan ini merupakan bagian dari persiapan dalam mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat saat arus mudik dan arus balik Lebaran.

“Ini adalah bagian dari persiapan menyambut arus mudik dan balik Lebaran yang diprediksi ada peningkatan dan secara historis Jawa Tengah-Yogyakarta menjadi  tujuan favorit. Jadi dengan difungsionalkan ruas tol ini akan sangat membantu masyarakat yang akan bepergian selama arus mudik dan arus balik Lebaran,” jelas Aan.

Aan menilai kehadiran ruas tol fungsional Yogyakarta-Bawen Seksi 6 dan Solo-Yogyakarta ruas Prambanan-Purwomartani ini membuka akses baru karena dapat menjadi jalur alternatif. Menurutnya juga, kedua jalan tol tersebut dapat mengurangi beban arus lalu lintas di Tol Solo-Semarang maupun jalan arteri.

“Tol fungsional ini merupakan hal yang baik dan sangat membantu karena beban arus di tol Solo-Semarang sudah sangat padat. Apabila ini difungsionalkan akan memberikan alternatif untuk masyarakat yang akan ke Magelang, Temanggung maupun yang dari Solo ke Yogyakarta,” kata Aan.

Aan menegaskan, selain untuk memastikan aspek kelancaran arus saat angkutan Lebaran, aspek keselamatan juga tetap menjadi prioritas utama sebelum kedua ruas tol tersebut difungsionalkan. Ia menyebut harus ada rambu yang jelas, pengaturan lalu lintas yang matang, hingga penerangan yang memadai.

“Tentu dengan pemberlakuan fungsional tadi di samping untuk kelancaran, kami tetap ingin memastikan sarana dan prasarana sudah siap. Artinya unsur keselamatan yang utama dan kita tidak akan mengoperasionalkan secara fungsional kalau standar minimal keselamatan jalannya tidak terpenuhi,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwanto menyampaikan progres proyek ruas tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 sudah mencapai 90% dan proyek tol Solo-Yogyakarta ruas Prambanan-Purwomartani sudah mencapai 95%. Ia pun optimistis kedua ruas tol tersebut bisa difungsionalkan saat masa mudik Lebaran.

“Kami memastikan ruas dari Bawen sampai Ambarawa siap digunakan fungsional saat Lebaran, dan pengerjaannya sudah 90%. Kemudian di Lebaran kali ini dibuka juga seksi baru Tol Solo-Yogyakarta yaitu ruas Prambanan ke Purwomartani dengan panjang sekitar 20 kilometer dan diperkirakan mampu mengurai kepadatan dari Prambanan sampai Kalasan,” kata Rivan.

Sementara itu, Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyambut positif kehadiran dua ruas tol ini pada masa angkutan Lebaran. Pihaknya pun akan mempersiapkan skenario rekayasa lalu lintas di exit tol tersebut sebagai antisipasi jika terjadi kepadatan arus.

Direktur Utama PT Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin pun menyatakan dukungannya terhadap pengoperasian ruas tol fungsional ini dan rencana rekayasa arus lalu lintas dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan. Ia berharap, langkah tersebut dapat meningkatkan keselamatan transportasi dan menurunkan angka kecelakaan serta fatalitas selama periode angkutan Lebaran.

Harapan yang sama turut diungkapkan Dirjen Aan yang optimistis pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan baik, terutama dengan difungsionalkannya ruas baru tol Yogyakarta-Bawen dan Solo-Yogyakarta untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.
“Dengan sinergi antara Kemenhub, Korlantas, Jasa Marga, dan Jasa Raharja, kami berharap pelaksanaan mudik Lebaran dapat berjalan lebih aman, lancar, dan selamat,” pungkas Aan.