Dosen UBSI Kenalkan Teknologi Informasi kepada Kader Mawar Melati

BEKASI, AKSIKATA.COM – Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bekasi melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat  bagi  kader Posyandu Mawar Melati, desa Sumberjaya Bekasi, beberapa waktu lalu.

Dengan menggusung tema “Pelatihan IT Sebagai Digitalisasi Layanan Kesehatan”,  para dosen, yakni Dian Indah Sari, SE.AK,MM sebagai ketua dan Melyani, S.Pd, MM,  Silvy Amelia, M.Kom dan Isyana Emita, SS, MM sebagai tutor serta anggota terdiri dari Syarifah Aini Nasution  dan Najib Haikal Putra Atmaja, berbagi ilmu pengetahuan khususnya tentang Teknologi Informasi bagi kader Posyandu Mawar Melati di desa Sumberjaya Bekasi.

Menurut Dian Indah Sari, para dosen UBSI mengenalkan Teknologi Informasi, diantaranya, aplikasi Google Form dan aplikasi Google Sheeet kepada kader Posyandu Mawar Melati, sebagai upaya meningkatkan literasi digital di tingkat masyarakat.

Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat dan edukatif, para kader diajak memahami cara kerja aplikasi Google Form dan Google Sheet sebagai alat bantu administrasi dan pelaporan kegiatan Posyandu.

“Melalui pendekatan yang sederhana dan praktis, kami menjelaskan bagaimana Google Form dapat digunakan untuk mendata kehadiran balita, mencatat hasil penimbangan, serta mengumpulkan informasi kesehatan secara real-time,” terang Dian.

Sementara itu, Google Sheet diperkenalkan sebagai media pencatatan dan analisis data yang dapat diakses bersama oleh tim kader, sehingga memudahkan koordinasi dan evaluasi program kesehatan ibu dan anak.

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para kader Posyandu Mawar Melati. Mereka mengaku baru pertama kali mengenal aplikasi tersebut secara langsung dan merasa terbantu dengan penjelasan yang diberikan. Beberapa kader bahkan langsung mencoba membuat formulir digital dan mengisi data simulasi sebagai latihan.

Dosen UBSI yang memfasilitasi kegiatan ini menekankan pentingnya penguasaan teknologi informasi di era digital, terutama bagi kader Posyandu yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

Dian berharap pelatihan ini dapat menjadi awal dari transformasi digital di lingkungan Posyandu, sehingga pelayanan menjadi lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang rutin dilakukan oleh UBSI, sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan berbasis komunitas. Selain pelatihan aplikasi digital, UBSI juga berencana mengadakan pendampingan lanjutan agar kader Posyandu dapat terus mengembangkan keterampilan teknologi mereka secara berkelanjutan.