Tokoh NU Gus Umar : Dikit- dikit Lapor Polisi, Gak Capek Apa?

 

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Seolah sindir masyarakat yang terus- menerus lapor polisi tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Syadat Hasibuan atau yang akrab disapa Gus Umar meminta masyarakat jangan asal lapor.

Di akun Twitter miliknya @Umar_Chelsea_, Gus Umar menyarankan agar masyarakat meneliti dan mendalami setiap persoalan terlebih dahulu, sebelum melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Gak capek apa hidup tiap hari lapor polisi. Gak bisa tabayyun apa?,” ucap Gus Umar, Jumat (18/12).

Atas ulah sebagian masyarakat ini ia justru merasa kasihan terhadap orang dilaporkan. “Kasihan jika tiap orang yang bersalah dilaporkan ke polisi. Bagaimana kondisi keluarga jika suami atau ayahnya ditahan,” katanya.

Menurutnya, hal-hal yang dapat diselesaikan secara kekeluargaan tidak selamanya berakhir di kepolisian.

“Hal-hal yang bisa diselesaikan secara kekeluargaan kenapa musti berakhir di polisi,” kata Gus Umar menerangkan.

Gus Mur mengatakan ini terkait pelaporan masyarakat terhadap Sekjen Habib Rizieq Shihab (HRS) Center, Haikal Hassan atau yang akrab disapa Babe Haikal. Ia telah resmi dilaporkan ke pihak polisi.

Pelaporan tersebut diketahui terkait dengan pengakuannya bertemu dengan Rasulullah SAW di dalam mimpi.

Kasusnya bermula ketika Haikal bercerita dalam proses pemakaman anggota laskar Front Pembela Islam (FPI). Pada awalnya, Haikal Hassan dilaporkan Husein Shihab karena dianggap telah menyebarkan berita bohong.

Menurut Husein, Haikal telah berbohong lantaran menyebut semua orang yang berduka didatangi Rasulullah.

Ia menerangkan bahwa pernyataan Haikal itu menyesatkan dan sangat disayangkan apabila masyarakat percaya.

Laporan Hussein Shihab bernomor LP/7433/XII/YAN.25/2020/SPKT PMJ atas tuduhan tindak pidana ujaran kebencian melalui ITE dan penistaan agama.

Kasus yang menjerat Haikal itu pun mendapat keprihatinan dari Gus Umar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *