TOBA, AKSI KATA. COM — Libur panjang pada 14–17 Mei 2026 diproyeksikan menjadi momentum meningkatnya mobilitas masyarakat di berbagai daerah. Menyambut tingginya antusiasme perjalanan selama periode long weekend, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan kesiapan layanan penyeberangan di lintasan strategis nasional berjalan optimal, khususnya pada kawasan yang menjadi magnet wisata unggulan Indonesia.
Salah satu titik perhatian utama berada di lintasan Ajibata–Ambarita, Danau Toba, Sumatera Utara. Lintasan ini menjadi akses penting menuju Pulau Samosir, sekaligus bagian dari pengalaman wisata yang menghadirkan keindahan panorama alam dan kekayaan budaya khas kawasan Danau Toba sejak perjalanan dimulai.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menegaskan bahwa Danau Toba memiliki potensi besar sebagai destinasi pariwisata nasional yang perlu didukung melalui layanan transportasi penyeberangan yang andal, aman, dan nyaman.
“Kami tidak hanya menghadirkan konektivitas antarwilayah, tetapi juga ingin menjadi bagian dari pengalaman perjalanan wisata itu sendiri. Melalui layanan penyeberangan di Danau Toba, ASDP berupaya memastikan masyarakat dapat menikmati perjalanan yang berkesan sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata nasional,” ujarnya.
Dengan waktu tempuh sekitar 45 menit menggunakan KMP Ihan Batak dan KMP Pora-Pora, pengguna jasa dapat menikmati perjalanan yang nyaman sembari menyaksikan panorama Danau Toba langsung dari atas kapal. Setibanya di Pulau Samosir, wisatawan dapat mengeksplorasi beragam destinasi unggulan, mulai dari Sabana Rumput Nadeak, Bukit Holbung, Air Terjun Sitiris Tiris, kawasan budaya Huta Siallagan, hingga wisata rohani Patung Yesus Sibea Bea yang kini menjadi ikon wisata Danau Toba.
Tak hanya menawarkan pesona alam dan budaya, kawasan Danau Toba juga menghadirkan berbagai aktivitas wisata air yang menarik, seperti paddle board, jetski, kano, kayak, hingga parasailing yang memberikan pengalaman menikmati panorama Danau Toba dari udara. Ragam aktivitas tersebut semakin memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi wisata berkelas yang memadukan rekreasi, budaya, dan keindahan alam dalam satu kawasan.
Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana, sebelumnya menegaskan bahwa Danau Toba bukan hanya destinasi unggulan nasional, tetapi juga simbol transformasi pariwisata Indonesia yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal.
General Manager ASDP Danau Toba, Nickson Ambarita, menjelaskan bahwa selama periode Januari hingga April 2026, lintasan Ajibata–Ambarita telah melayani 106.856 penumpang dan 28.125 kendaraan. Angka tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus peran strategis lintasan ini sebagai akses utama menuju kawasan wisata Danau Toba dan Pulau Samosir.
“Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal selama periode libur panjang, kami melakukan penguatan konektivitas melalui optimalisasi armada dengan pengoperasian 8 hingga 12 trip penyeberangan setiap hari mulai pukul 07.30 WIB,” jelas Nickson.
Selain lintasan Ajibata–Ambarita, ASDP Cabang Danau Toba juga mengoperasikan sejumlah lintasan strategis lain, yakni Balige–Onanrunggu–Muara melalui KMP Kaldera Toba, Sibolga–Gunung Sitoli dengan KMP Jatra I dan KMP Jatra II, serta lintasan Telukdalam–Pulau Tello yang dilayani KMP Simeulue.
Melalui kesiapan operasional dan penguatan konektivitas di lintasan strategis, ASDP terus berkomitmen mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama libur panjang sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata nasional yang berdampak pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.


