Sindikat Pencuri Kabel Penangkal Petir Rugikan PT Shell Indonesia Rp1 Miliar  

Foto: Eddy

JAKARTA, AKSIKATA.COM – PT Shell Indonesia menjadi korban pencurian kabel penangkal petir (grounding) di 46 SPBU yang tersebar di wilayah Jakarta, Bogor, dan Karawang. Aksi ini tidak hanya menimbulkan kerugian finansial hingga Rp1 miliar, tetapi juga mengancam keselamatan operasional SPBU.

Kasus pencurian kabel penangkal petir di jaringan SPBU Shell terungkap setelah Polda Metro Jaya menangkap tujuh tersangka yang diduga merupakan bagian dari sindikat pencuri. Para pelaku diketahui beraksi sejak November 2025 dengan modus memotong kabel grounding menggunakan gergaji besi pada malam hari. Kabel tersebut memiliki nilai ekonomis tinggi, sehingga dijadikan target utama.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Iman Imanuddin, menjelaskan bahwa aksi pencurian ini sangat berbahaya karena kabel penangkal petir berfungsi melindungi SPBU dari risiko kebakaran maupun ledakan.

“Para tersangka ini telah beraksi selama tiga bulan terakhir dan menyasar total 46 SPBU Shell. Tindakan mereka bukan hanya merugikan secara materi, tetapi juga membahayakan keselamatan publik,” ujarnya di Jakarta.

Head of Mobility Engineering PT Shell Indonesia, Kamil Afrizal, menyebutkan bahwa kerugian akibat pencurian ini diperkirakan mencapai Rp800 juta hingga Rp1 miliar.

“Kami menghormati sepenuhnya proses hukum yang sedang berlangsung dan akan terus berkolaborasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan kegiatan operasional kami berjalan aman dan selamat,” kata Kamil dalam konferensi pers.

Pihak kepolisian menjerat para pelaku dengan pasal pencurian sesuai KUHP, sementara Shell Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem keamanan di seluruh SPBU.