JAKARTA, AKSIKATA.COM – Artis sekaligus ilustrator Chiki Fawzi mengalami dinamika tak terduga dalam penugasan haji tahun ini. Setelah sempat dicopot dari daftar petugas, ia akhirnya kembali dipercaya untuk menjalankan amanah tersebut.
“Bagi saya, menjadi petugas haji adalah amanah besar. Meski sempat dicopot, saya tetap berusaha ikhlas. Ketika akhirnya diminta kembali bertugas, saya melihatnya sebagai kesempatan untuk tetap mengabdi dan melayani jamaah dengan sepenuh hati,” terangnya.
Kabar pencopotan Chiki Fawzi dari daftar petugas haji sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan publik. Putri musisi Ikang Fawzi itu sebelumnya telah diumumkan sebagai salah satu petugas yang akan mendampingi jamaah haji Indonesia. Namun, keputusan mendadak membuatnya harus menyingkir dari daftar.
Tak lama berselang, pihak terkait kembali memintanya untuk bergabung sebagai petugas. Chiki menuturkan bahwa ia menerima keputusan tersebut dengan lapang dada, baik saat dicopot maupun ketika diminta kembali. Baginya, penugasan haji bukan sekadar tugas administratif, melainkan bentuk pengabdian spiritual yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab.
Chiki Fawzi memandang penugasan haji bukan sekadar pekerjaan administratif, melainkan sebuah panggilan spiritual. Visi yang ia bawa saat kembali bertugas adalah menjadikan peran petugas haji sebagai jembatan pelayanan yang penuh empati, profesional, dan berorientasi pada kenyamanan jamaah. Ia menekankan bahwa setiap petugas harus hadir bukan hanya sebagai pengatur teknis, tetapi juga sebagai pendamping yang mampu memberi ketenangan di tengah perjalanan ibadah yang melelahkan.
Ketika akhirnya diminta kembali bertugas setelah sempat dicopot, Chiki menuturkan bahwa ia melihat momen tersebut sebagai ujian keikhlasan sekaligus kesempatan untuk menunjukkan komitmen. Ia berusaha menanamkan nilai bahwa setiap keputusan, baik yang terasa mengecewakan maupun yang memberi peluang, harus dijalani dengan hati yang lapang. Saat kembali mengenakan atribut petugas, Chiki membawa semangat baru: memastikan jamaah merasa aman, didengar, dan terbantu dalam setiap langkah ibadah mereka.
Kembalinya Chiki sebagai petugas haji disambut positif oleh banyak pihak. Publik menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepercayaan terhadap kapasitas dan komitmen Chiki dalam melayani jamaah. Ia sendiri menegaskan bahwa fokus utamanya adalah memastikan jamaah mendapatkan pendampingan terbaik selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Dengan pengalaman dan semangat yang dimilikinya, Chiki Fawzi berharap kehadirannya dapat memberi manfaat nyata bagi jamaah haji Indonesia, sekaligus menjadi pembelajaran berharga dalam perjalanan hidupnya.



