Eks Dosen UIN Malang, Yai Mim, Tutup Usia Saat Ditahan di Polresta Malang

MALANG, AKSIKATA.COM – Dunia akademik dan masyarakat Malang dikejutkan oleh kabar wafatnya Muhammad Imam Muslimin, atau akrab disapa Yai Mim, mantan dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Yai Min meninggal dunia pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 13.45 WIB saat masih berstatus sebagai tahanan di Polresta Malang .

Menurut keterangan resmi kepolisian, almarhum mengembuskan napas terakhir saat berjalan dari ruang tahanan menuju ruang pemeriksaan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Malang Kota. Yai Mim dijadwalkan menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan pelecehan seksual dan pornografi. Namun, sebelum proses dimulai, ia tiba-tiba jatuh dan dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah kemudian segera dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhirin, membenarkan kabar tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, benar bahwa tahanan atas nama Yai Mim meninggal dunia hari ini. Beliau wafat sekitar pukul 13.45 WIB sesaat sebelum pemeriksaan,” ujarnya kepada wartawan.

Yai Mim sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual dan penyebaran konten pornografi. Kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari seorang warga bernama Sahara. Dalam proses hukum, Yai Mim tidak sendirian; istrinya, Rosyida Vigneswari, juga turut ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus tersebut sempat menyita perhatian publik, mengingat sosok Yai Mim dikenal sebagai akademisi yang pernah mengajar di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan aktif dalam kegiatan keilmuan Islam.

Rosyida Vigneswari, istri almarhum, menyampaikan rasa duka dan kehilangannya.

“Kami sangat berduka atas kepergian beliau. Terlepas dari kasus yang sedang berjalan, beliau adalah sosok ayah dan suami yang penuh perhatian. Kami berharap masyarakat tetap menghargai jasa beliau di dunia pendidikan,” ucapnya.

Sejumlah kolega akademik turut menyampaikan belasungkawa.  Dr. Ahmad Fauzi, dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menuturkan bahwa Yai Mim adalah sosok yang kritis dan berdedikasi dalam mengajar. “Banyak mahasiswa yang terbantu oleh pemikiran dan bimbingannya. Kami kehilangan seorang rekan sekaligus guru yang berharga,” ujar dia.