Jejak Sadis di Sungai Citanduy: Polresta Cilacap Ungkap Misteri Jasad WNA Singapura yang Dicor Semen

Foto: tribunnews

CILACAP, AKSIKATA.COM – Misteri penemuan jasad di aliran Sungai Citanduy akhirnya menemui titik terang setelah jajaran Polresta Cilacap berhasil membongkar skandal pembunuhan berencana yang menimpa seorang warga negara asing (WNA) asal Singapura.

Korban berinisial SS yang telah berusia 80 tahun ditemukan dalam kondisi yang sangat mengenaskan dengan tubuh tertutup lapisan cor semen, sebuah upaya keji dari para pelaku untuk menghilangkan jejak kejahatan mereka.

Kapolresta Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat, 27 Maret 2026, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari temuan jasad pada 20 Maret lalu di wilayah Kecamatan Wanareja.

Penyelidikan intensif yang melibatkan koordinasi lintas wilayah dengan Polda Metro Jaya berhasil mengidentifikasi korban sebagai penghuni sebuah rumah di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang.

Pengejaran intensif terhadap para tersangka membuahkan hasil ketika pihak kepolisian meringkus dua pria berinisial H dan K di wilayah Patimuan, Cilacap, pada Rabu malam. Kedua pelaku yang diketahui berasal dari Pangandaran ini sehari-harinya bekerja sebagai buruh serabutan.

Dalam keterangannya, Kombes Budi Adhy Buono menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini hingga ke akarnya.

“Kami telah menangkap dua orang pelaku yang bekerja sebagai buruh bangunan dan pekerja panen padi. Penemuan jasad di sungai tersebut menjadi titik awal pengungkapan hingga kami berhasil mengidentifikasi korban. Saat ini, satu pelaku lainnya berinisial A yang diduga sebagai otak kejahatan masih dalam pengejaran tim kami di lapangan,” ujar Kombes Budi Adhy Buono di Mapolresta Cilacap.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik tindakan sadis para pelaku sembari terus memburu tersangka utama yang masih buron.

Keberhasilan Polresta Cilacap dalam mengaitkan temuan jasad dengan laporan orang hilang di Jakarta menjadi kunci utama dalam merangkai kepingan teka-teki pembunuhan berencana yang menggemparkan warga di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat tersebut.