JAKARTA, AKSIKATA.COM – Epstein Files menyebut banyak tokoh dunia dari kalangan politik, bisnis, dan hiburan. Nama-nama besar seperti Bill Clinton, Donald Trump, Pangeran Andrew (Kerajaan Inggris), serta sejumlah ilmuwan dan pebisnis muncul dalam dokumen.
Dari Indonesia, beberapa nama juga disebut, termasuk mantan Presiden Soeharto, meski konteks penyebutan tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan dalam tindak pidana.
Penyebutan nama dalam Epstein Files tidak otomatis berarti keterlibatan kriminal. Banyak nama muncul karena hubungan sosial, bisnis, atau diplomatik.
Dokumen yang dirilis sangat masif (lebih dari 3 juta halaman, 180.000 foto, dan 2.000 video), sehingga konteks setiap nama masih diteliti lebih lanjut oleh jurnalis dan penegak hukum.
Berikut Tokoh-Tokoh Global yang Disebutkan
– Bill Clinton – Mantan Presiden AS, tercatat beberapa kali melakukan perjalanan dengan jet pribadi Epstein (“Lolita Express”).
– Donald Trump – Presiden AS saat ini, pernah dikenal sebagai kenalan Epstein, meski Trump menyatakan hubungan mereka renggang sejak lama.
– Pangeran Andrew – Anggota Kerajaan Inggris, menghadapi gugatan hukum terkait dugaan pelecehan seksual terhadap korban yang direkrut Epstein.
– Les Wexner – Pendiri L Brands (pemilik Victoria’s Secret), dikenal sebagai salah satu klien finansial utama Epstein.
– Larry Summers – Mantan Menteri Keuangan AS, disebut dalam jaringan sosial Epstein.
– Sejumlah selebriti dan akademisi – Nama-nama seperti Kevin Spacey, Woody Allen, dan ilmuwan Stephen Hawking pernah tercatat hadir di acara atau lokasi yang terkait dengan Epstein.
Tokoh dari Indonesia
– Mantan Presiden Soeharto – Disebut dalam dokumen Epstein Files, namun konteksnya lebih kepada catatan hubungan internasional dan jaringan sosial, bukan bukti keterlibatan langsung dalam kejahatan.
– Tokoh lain – Beberapa nama dari Indonesia muncul dalam arsip, tetapi penyebutan lebih bersifat administratif atau sosial (misalnya catatan perjalanan, pertemuan, atau daftar tamu), bukan indikasi kriminal.
—
Catatan Penting
– Penyebutan nama dalam Epstein Files tidak otomatis berarti keterlibatan kriminal. Banyak nama muncul karena hubungan sosial, bisnis, atau diplomatik.
– Dokumen yang dirilis sangat masif (lebih dari 3 juta halaman, 180.000 foto, dan 2.000 video), sehingga konteks setiap nama masih diteliti lebih lanjut oleh jurnalis dan penegak hukum.
—
Apakah Anda ingin saya buatkan daftar kronologis interaksi Epstein dengan tokoh-tokoh Indonesia (misalnya tahun, konteks, dan lokasi) agar lebih jelas bagaimana nama-nama itu muncul dalam dokumen?



