NGADA, NTT, AKSIKATA.COM – Seorang siswa kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, ditemukan tewas gantung diri di pohon cengkih. Polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga ditulis korban. Fakta-fakta yang terungkap menunjukkan peristiwa ini dipicu masalah sederhana namun berdampak besar bagi anak tersebut.
Berikut Fakta-Fakta Peristiwa tersebut:
– Identitas korban: Berinisial YBR, berusia 10 tahun, siswa kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Ngada, NTT.
– Lokasi kejadian: Pohon cengkih di sekitar rumah korban, Dusun Sawasina, Desa Naruwolo, Kecamatan Jerebuu.
– Waktu kejadian: Korban ditemukan meninggal dunia pada akhir Januari 2026, laporan resmi polisi diterima pada Selasa (3/2/2026).
– Barang bukti: Polisi menemukan sepucuk surat tulisan tangan di lokasi kejadian. Surat tersebut berisi ungkapan perasaan korban, termasuk kekecewaan terhadap ibunya.
– Pemicu peristiwa: Berdasarkan keterangan polisi dan warga, korban diduga nekat mengakhiri hidup karena tidak dibelikan buku tulis dan pulpen untuk keperluan sekolah. Harga buku yang diminta sekitar Rp10 ribu.
– Keterangan aparat: Kapolsek Jerebuu, Ipda Yohanes Doi, menyatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 07.30 WITA dan segera melakukan evakuasi. Surat tulisan tangan korban kini diamankan sebagai barang bukti.
– Keterangan warga dan aparat desa: Kepala Desa Jerebuu, Markus Lasa, menyampaikan duka mendalam dan mengimbau orang tua serta guru lebih peka terhadap kondisi psikologis anak-anak.
– Kondisi keluarga: Korban tinggal bersama neneknya di pondok sederhana. Hal ini menunjukkan adanya keterbatasan ekonomi keluarga.
– Tindak lanjut: Polisi masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mengkaji isi surat yang ditinggalkan korban.




