Heboh Es Busa di Johar Baru: Polisi dan TNI Akhirnya Minta Maaf Usai Salah Tuding Pedagang

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Kisruh tudingan pedagang di Johar Baru, Jakarta Pusat, menjual es busa yang sempat menghebohkan warga akhirnya berujung permintaan maaf resmi dari pihak kepolisian. Klarifikasi ini sekaligus meredakan keresahan masyarakat dan mengembalikan nama baik pedagang yang sempat tercoreng.

Anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas)  Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Ajun Inspektur Satu Ikhwan Mulyadi menyampaikan penyesalannya. Dia menyadari tindakannya telah merugikan penjual dan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Mereka pun memohon maaf yang sedalam-dalamnya, khususnya kepada pedagang es atas nama Sudrajat karena terdampak langsung dalam peristiwa itu. Dia memastikan tidak ada maksud untuk merugikan atau mencemarkan nama baik

Peristiwa bermula ketika aparat kepolisian bersama unsur TNI menuduh seorang pedagang minuman di kawasan Johar Baru menjual es busa. Video tudingan tersebut viral di media sosial dan memicu keresahan publik, lantaran masyarakat khawatir minuman yang dijual mengandung bahan berbahaya. Pedagang yang dituding pun mengalami kerugian, baik secara ekonomi maupun reputasi, karena dagangannya sepi pembeli.

Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Laboratorium Dokpol Polda Metro Jaya, hasilnya menunjukkan minuman yang dijual pedagang tersebut aman dan tidak mengandung busa kasur atau bahan berbahaya lainnya. Menyadari kesalahan, pihak kepolisian akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

“Kami di lapangan telah menyimpulkan terlalu cepat, tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari pihak berwenang. Kami meminta maaf kepada pedagang dan masyarakat atas kegaduhan yang terjadi,” ujar Kapolsek Johar Baru, Kompol Andi Prasetyo, dalam konferensi pers, Selasa (27/1/2025).

Sementara itu, pedagang yang sempat dituding, Sudrajat, mengaku lega atas klarifikasi tersebut. “Alhamdulillah sudah jelas sekarang. Dagangan saya aman. Semoga masyarakat kembali percaya dan mau membeli lagi,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.