Ini 85 Pati dan Pamen yang Dimutasi di Awal Tahun 2026  

Foto: Humas Polri

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melaksanakan mutasi terhadap 85 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) pada Januari 2026. Mutasi ini tertuang dalam dua Surat Telegram Kapolri, yakni ST/99/I/KEP./2026 tanggal 15 Januari 2026 dan ST/143/I/KEP./2026 tanggal 22 Januari 2026.

Rotasi jabatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta upaya memperkuat kinerja Polri dalam menghadapi tantangan keamanan di tahun 2026.  

Dalam mutasi kali ini, sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian. Irjen Pol Sandi Nugroho yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri dimutasi menjadi Kalemdiklat Polri. Posisi Kadiv Humas kemudian diisi oleh Irjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Penmas Divhumas Polri.

Sementara itu, Irjen Pol Asep Edi Suheri yang sebelumnya menjabat sebagai Wakalemdiklat Polri kini dipercaya menjadi Kapolda Kalimantan Barat. Jabatan Kapolda Kalimantan Tengah diisi oleh Irjen Pol Pipit Rismanto yang sebelumnya menjabat sebagai Dirtipidkor Bareskrim Polri, menggantikan Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro yang dimutasi menjadi Wakalemdiklat Polri.

Selain itu, Irjen Pol Nanang Avianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Barat kini dipercaya memimpin Polda Kalimantan Selatan, menggantikan Irjen Pol Winarto yang dimutasikan sebagai Pati Yanma Polri dalam rangka pensiun.

Mutasi juga menyentuh jajaran perwira menengah. Brigjen Pol Asep Safrudin dimutasi dari Karojianbang SSDM Polri menjadi Wakapolda Kalimantan Tengah. Brigjen Pol Dedi Wiratmo yang sebelumnya menjabat di Karojianbang SSDM Polri kini dipercaya sebagai Wakapolda Kalimantan Barat.

Brigjen Pol Slamet Santoso dimutasi menjadi Wakapolda Kalimantan Selatan, sementara Brigjen Pol Rudi Setiawan kini menjabat sebagai Wakapolda Sulawesi Selatan. Brigjen Pol Angesta Romano Yoyol dimutasi menjadi Wakapolda Sumatera Selatan, Brigjen Pol Hariyanto menjadi Wakapolda Jawa Timur, dan Brigjen Pol Arief Sulistyanto dipercaya sebagai Wakapolda Jawa Tengah.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa mutasi merupakan hal yang rutin dan wajar dilakukan di tubuh Polri. Menurutnya, mutasi adalah bagian dari pembinaan karier sekaligus upaya menjaga profesionalisme dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menambahkan bahwa rotasi jabatan dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi, memperkuat fungsi operasional, serta memberikan kesempatan pengembangan karier bagi anggota.

Polri berharap mutasi ini mampu meningkatkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat. Dengan adanya rotasi jabatan, roda organisasi diharapkan berjalan lebih dinamis, regenerasi kepemimpinan dapat terjaga, dan pelayanan publik semakin optimal.

Mutasi besar di awal tahun ini menjadi bukti komitmen Polri untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, memperkuat profesionalisme, dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.