Ini Pernyataan Resmi Nadiem Keluar dari Gojek

Nadiem Anwar Makarim (Foto: Kuncoro Widyo Rumpoko)

JAKARTA, AKSIKATA.COM – Nadiem Anwar Makarim, memutuskan mundur dari secara resmi dari perusahaan Gojek yang dirintisnya itu, menyusul penunjukan dirinya sebagai menteri dalam Kabinet Kerja jilid ll oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Nadiem, penunjukan dirinya sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia periode 2019-2024 merupakan sebuah kehormatan bagi dirinya dan akan siap membantu pemerintahan Jokowi-Ma’ruf dalam lima tahun ke depan. Ia menjadi menteri dalam usia masih 35 tahun.

Nadiem pun memberikan keterangan menyatakan mundur dari Gojek secara resmi, Rabu (23/10/2019). Dia menyebut dua nama sebagai partner Gojek yaitu Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo. Keduanya telah menjalankan bisnis perusahaan bersama Nadiem selama beberapa tahun, sehingga transisi kepemimpinan ini dipastikan akan berjalan dengan baik serta optimis.

Melalui surat elektronik, Nadiem mengungkapkan Gojek dimulai dari nol, hanya bermodal tekad yang kuat untuk membawa perubahan. “Saat itu, kita melihat rumitnya lalu lintas Jakarta, padahal ada komunitas ojek yang bisa menjadi solusi jika saja ada yang mengorganisir mereka sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih efisien,” ucap pria yang lahir pada 4 Juli 1984 dari pasangan Nono Anwar Makarim dan Atika Algadri.

Berawal dari tekad untuk memudahkan hidup keseharian semua orang, Gojek lahir dengan dukungan dari begitu banyak teman, partner bisnis, investor dan stakeholders. Saat ini, Gojek telah menjadi ikon untuk masa depan Indonesia dan Asia Tenggara.

“Saya pamit dari Gojek dan saya percayakan kepemimpinan pada dua sosok terbaik yang paling mumpuni, yaitu Kevin Aluwi dan Andre Soelistyo sebagai co-CEO. Keduanya memainkan peran kunci dalam membawa perusahaan yang bermula dari sebuah kantor kecil di Jakarta Selatan ke panggung dunia,” tegasnya.

Menurut Nadiem, banyak keberuntungan yang memihak pada Gojek selama perjalanan ini. “Tapi saya percaya keberuntungan dalam menjalankan bisnis hanya punya nilai jika ada sosok-sosok brilian yang tahu cara memanfaatkannya.”

Baginya, Kevin dan Andre adalah mentor dalam perjalanan saya menjadi seorang leader, mereka adalah talenta-talenta terbaik di Gojek. Keduanya yang menjalankan perusahaan ini selama beberapa tahun terakhir. “Saya memiliki keyakinan penuh bukan hanya pada kemampuan mereka dalam hal teknis dan eksekusi, tapi juga yang terpenting, pada integritas dan komitmen di tiap langkah dan keputusan mereka.”

Membangun bisnis seperti Gojek sangat menguras tenaga dan emosi, tapi Andre dan Kevin selalu menghadapinya dengan kepala dingin dan komitmen yang tidak pernah padam. Tidak ada yang lebih tepat dari mereka untuk memimpin Gojek di fase pertumbuhan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *